Candida albicans ini merupakan salah satu penyebab utama keputihan. Jamur ini merupakan fungi yang biasanya terdapat pada saluran organ genital wanita, kerongkongan, mulut, bahkan usus. Dalam keadaan normal, jamur ini akan berkompetisi dengan bakteri baik yang terdapat pada usus tanpa mengakibatkan masalah pada kesehatan. Tetapi jika terganggu keseimbangannya maka dapat berakibat pada infeksi.
Morfologi Candida Albicans
Candida Albicans ini adalah golongan dari jamur dimorfik yang dapat tumbuh sebagai Sel tunas yang kemudian akan memanjang dan berubah menjadi hifa semu. Hifa semu ini terdiri dari banyak blastospora yang memiliki bentuk bulat atau lonjong.
Infeksi yang dapat disebabkan dari Candida Albicans khususnya bagi wanita adalah mengakibatkan masalah keputihan. Keputihan yang ditimbulkan dari jamur Candida Albicans ini adalah rasa gatal yang amat sangat pada Miss V atau biasa dikenal dengan vagnitis.
Gejala Candida Albicans
Pada wanita jamur ini dapat mudah dijumpai pada seseorang dalam masa kehamilan atau pada saat sebelum masa menstruasi, dengan beberapa gejala yang dapat diamati, yaitu :
Perasaan gatal dan panas pada Miss V.
Terjadi keputihan yang biasanya terdapat gumpalan mirip keju pada dinding organ genital wanita.
Terasa sakit atau perih saat buang air kecil.
Terjadi pembengkakan pada vulva Miss V.
Namun sekitar 20% hingga 50% penderita tidak mengalami gejala.
Faktor Resiko Terkena Jamur Candida Albicans
Seseorang yang memiliki resiko lebih terhadap infeksi Candida Albicans adalah :
Wanita dalam masa hamil.
Sebelum masa menstruasi.
Penderita Diabetes Mellitus.
Penggunaan obat – obatan, seperti pil kb, antibiotik dan lain – lain
Perubahan hormon seperti daya tahan tubuh berkurang.
Pencegahan Jamur Candida Albicans
Dalam mencegah berkembangnya Candida Albicans paling utama yang perlu diperhatikan adalah merawat kebersihan terutama pada area genital wanita.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment